74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Angkutan Barang KAI Daop 5 Purwokerto Capai 690.704 Ton pada Semester I 2026


 

BERSWARANEWS.Com | Purwokerto - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mencatat kinerja positif pada layanan angkutan barang sepanjang Semester I Tahun 2026. Selama periode Januari hingga Juni, volume angkutan barang mencapai 690.704 ton, meningkat sekitar satu persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 684.483 ton.


Capaian tersebut memperlihatkan tren pertumbuhan layanan logistik berbasis rel yang semakin dipercaya pelaku usaha sebagai moda distribusi yang aman, efisien, dan tepat waktu di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi komoditas strategis nasional.


Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As'ad Habibuddin, mengatakan dominasi angkutan barang masih berasal dari komoditas penunjang aktivitas ekonomi nasional, terutama semen serta bahan bakar minyak (BBM) dan avtur.


"Angkutan barang melalui kereta api terus menjadi pilihan berbagai pelaku usaha karena mampu menghadirkan layanan logistik yang aman, efisien, dan andal. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan," ujar As'ad.


Dari total volume angkutan, komoditas semen menjadi penyumbang terbesar dengan 375.920 ton, disusul BBM dan avtur 300.405 ton. Sementara itu, angkutan pupuk mencapai 10.050 ton dan komoditas retail sebanyak 4.329 ton.


Selain mencatat pertumbuhan volume, KAI Daop 5 Purwokerto juga mempertahankan kualitas operasional melalui tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) yang tinggi. Selama Semester I 2026, OTP keberangkatan kereta api barang mencapai 99,40 persen, sedangkan OTP kedatangan berada di angka 97,60 persen.


Menurut As'ad, ketepatan waktu menjadi faktor krusial dalam rantai pasok logistik karena memberikan kepastian distribusi bagi dunia usaha. Untuk itu, perusahaan terus memperkuat aspek keselamatan perjalanan, menjaga kelancaran operasional, serta meningkatkan keandalan sarana dan prasarana pendukung.


"Ketepatan waktu merupakan salah satu faktor penting dalam layanan logistik. Kami terus menjaga keandalan operasional agar distribusi barang berlangsung aman, lancar, dan sesuai jadwal. Dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional serta sarana dan prasarana yang andal, kami optimistis layanan angkutan barang KAI akan semakin dipercaya pelanggan," katanya.


Di sisi lain, pemanfaatan kereta api sebagai moda angkutan logistik juga memberikan dampak yang lebih luas. Peralihan distribusi barang dari jalan raya ke jalur rel dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas kendaraan berat, menekan risiko kecelakaan, sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi yang berkelanjutan.


KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan akan terus melakukan inovasi layanan dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung kelancaran distribusi logistik nasional sekaligus memperkokoh peran transportasi perkeretaapian sebagai tulang punggung angkutan barang di Indonesia. (wpas)

Posting Komentar

Posting Komentar