74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Kasus Pembunuhan Ganda di Patikraja Pecah, Terduga Pelaku Ditangkap Hitungan Jam


BERSWARANEWS.Com | Banyumas - Kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan dua perempuan di Desa Patikraja, Kabupaten Banyumas, mulai menemukan titik terang. Kurang dari beberapa jam setelah peristiwa terungkap, Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Banyumas yang berkoordinasi dengan Polres Banjarnegara dan URC ekswil Banyumas berhasil mengamankan terduga pelaku di wilayah Kabupaten Banjarnegara.


Peristiwa menggemparkan itu pertama kali diketahui warga pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Kecurigaan muncul setelah rumah korban dalam keadaan tertutup, namun lampu masih menyala. Saat dilakukan pengecekan, warga mendapati dua penghuni rumah sudah tak bernyawa di lokasi berbeda.


Korban diketahui berinisial K (81), seorang pensiunan, dan A (18). Keduanya diduga meninggal akibat tindak kekerasan.


Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi, SH, SIK, MH, mengatakan aparat bergerak cepat begitu menerima laporan masyarakat.


"Sesaat setelah laporan diterima, tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial A alias D (24) di wilayah Banjarnegara," ujarnya.


Hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polresta Banyumas bersama tenaga medis menemukan sejumlah luka pada tubuh korban A yang berada di kamar samping rumah. Korban mengalami luka robek pada dagu, luka di bagian kepala, serta terdapat indikasi kekerasan pada bagian leher.


Sementara korban K ditemukan meninggal dunia di dalam sumur yang berada di area rumah. Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan tim SAR Kabupaten Banyumas.


Dalam rangkaian penyelidikan awal, saksi sempat melihat terduga pelaku yang diketahui merupakan cucu korban berada di dalam rumah. Namun saat hendak dimintai keterangan, pria tersebut justru melarikan diri menggunakan sepeda motor dan bahkan sempat menabrak warga.


Pelariannya tidak berlangsung lama. Berbekal informasi yang dikumpulkan di lapangan, tim gabungan akhirnya berhasil membekuk terduga pelaku di wilayah Banjarnegara.


Hingga kini, penyidik masih mendalami motif dan kronologi pasti peristiwa berdarah tersebut. Keterangan para saksi, hasil pemeriksaan forensik, serta autopsi terhadap kedua korban menjadi kunci untuk mengungkap penyebab kematian dan peran pelaku secara utuh.


"Kami masih melakukan pendalaman terkait motif dan peran pelaku dalam peristiwa ini. Proses penyidikan terus berjalan," tegas Kapolresta Banyumas.


Terungkapnya kasus ini dalam hitungan jam menjadi awal dari pengungkapan tragedi yang mengguncang warga Patikraja. Namun, pertanyaan terbesar mengenai apa yang sebenarnya terjadi di dalam rumah tersebut masih menunggu jawaban dari proses penyidikan yang kini terus berlangsung. (wpas)

Posting Komentar

Posting Komentar