74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Pria Asal Arcawinangun Ditemukan Meninggal di Persawahan Baturraden

 


BERSWARANEWS.ID | Banyumas - Jajaran Polresta Banyumas kembali menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat setelah ditemukannya sesosok mayat di area persawahan Desa Kebumen, Kecamatan Baturraden, Kamis (4/6/2026) pagi.


Laporan warga yang diterima sekitar pukul 07.40 WIB langsung ditindaklanjuti. Tim gabungan dari Polsek Baturraden, Unit Reskrim, Tim Inafis Polresta Banyumas, serta petugas medis Puskesmas Baturraden I segera bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).


Penemuan tersebut pertama kali diketahui Sudar, warga setempat, saat hendak memeriksa sawah miliknya. Ia menemukan seorang pria dalam posisi telungkup di tepi saluran air.


“Saya kira orang pingsan. Setelah saya dekati ternyata sudah tidak bergerak, lalu saya memanggil warga dan melaporkannya ke polisi,” ujarnya.


Hasil identifikasi mengungkap korban bernama Daryanto (50), warga Kelurahan Arcawinangun, Purwokerto Timur. Keluarga menyebut korban telah meninggalkan rumah sekitar satu bulan terakhir dan memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta epilepsi.


Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi menegaskan setiap laporan masyarakat menjadi prioritas untuk ditangani secara cepat, profesional, dan transparan.


“Begitu laporan diterima, anggota langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat kepada masyarakat,” tegasnya.


Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi memperkirakan korban telah meninggal beberapa jam sebelum ditemukan.


“Tidak ada indikasi kekerasan. Luka yang ditemukan diduga akibat benturan di sekitar lokasi, sedangkan penyebab kematian kemungkinan besar berkaitan dengan penyakit bawaan yang diderita korban,” jelas Petrus.


Setelah proses pemeriksaan dan penanganan TKP selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Temuan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya respons cepat aparat dalam memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara akurat dan tuntas. (wpas)

Posting Komentar

Posting Komentar