BERSWARANEWS.Com | Purwokerto - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat pertumbuhan positif pada angkutan penumpang sepanjang Januari–Mei 2026. Sebanyak 2.004.786 pelanggan diberangkatkan dari wilayah Daop 5, meningkat 14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.766.029 pelanggan.
Kenaikan tersebut menegaskan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antarkota, baik untuk kepentingan pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.
Stasiun Purwokerto tetap menjadi penyumbang keberangkatan penumpang terbesar dengan 742.262 pelanggan. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Kutoarjo sebanyak 280.442 penumpang, Kroya 231.339 penumpang, Kebumen 162.809 penumpang, Gombong 116.291 penumpang, dan Cilacap 97.431 penumpang.
Sementara itu, tujuan favorit pelanggan dari wilayah Daop 5 didominasi kota-kota besar. Stasiun Pasarsenen menjadi destinasi terbanyak dengan 287.951 penumpang, disusul Yogyakarta 223.245 penumpang, Kiaracondong 122.688 penumpang, Gambir 119.814 penumpang, dan Bekasi 118.590 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan meningkatnya minat masyarakat tidak lepas dari konsistensi perusahaan menjaga ketepatan waktu perjalanan kereta api.
Selama lima bulan pertama 2026, tingkat ketepatan waktu keberangkatan (On Time Performance/OTP) kereta penumpang mencapai 99,81 persen, sedangkan ketepatan waktu kedatangan tercatat 97,73 persen.
“Ketepatan waktu menjadi faktor utama yang membuat masyarakat semakin yakin menggunakan kereta api. KAI terus menjaga keandalan operasional agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata As’ad.
Menurutnya, capaian tersebut didukung perawatan sarana dan prasarana secara berkala, penguatan koordinasi operasional, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Kinerja itu sekaligus menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan transportasi berbasis rel yang semakin andal dan efisien. (wpas)





Posting Komentar