74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Hari Kedua Pencarian Bocah Tenggelam di Sungai Pemali Belum Berhasil, Tim SAR Hadapi Arus Bawah Kuat

 


BERSWARANEWS.Com |Brebes - Upaya pencarian terhadap Muhamad Rido Hafis (12), bocah asal Desa Kesambi, Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, yang tenggelam di Sungai Pemali, belum membuahkan hasil hingga hari kedua operasi, Selasa (16/6/2026). Tim SAR gabungan masih berjibaku dengan derasnya arus bawah dan minimnya jarak pandang di dasar sungai yang memiliki kedalaman hingga tujuh meter.


Tim Rescue gabungan memusatkan pencarian di titik terakhir korban terlihat sebelum hilang terseret arus. Sejumlah metode dikerahkan secara bersamaan, mulai dari penyelaman, body rafting, hingga penggunaan perahu karet Landing Craft Rubber (LCR) untuk menciptakan pusaran air di sekitar lokasi kejadian.


Komandan Tim Rescue, Syaeful Anwar, mengatakan fokus pencarian hari kedua dilakukan berdasarkan informasi dari keluarga dan warga yang menyebut kedalaman sungai mencapai enam hingga tujuh meter.


“Pencarian pada hari kedua berfokus pada titik terakhir korban terlihat menggunakan metode selam, body rafting, dan LCR. Ada kemungkinan korban masih berada di dasar sungai atau tersangkut,” ujarnya.


Operasi pencarian dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyelaman di lokasi kejadian, SRU 2 menyisir aliran Sungai Pemali ke arah hilir sejauh enam kilometer menggunakan metode body rafting, sedangkan SRU 3 melakukan penyisiran dengan perahu LCR di sekitar titik tenggelam.


Namun hingga operasi dihentikan pada sore hari, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Pencarian dipastikan dilanjutkan pada hari ketiga.


Syaeful mengungkapkan tim di lapangan menghadapi tantangan berat berupa arus bawah sungai yang cukup kuat serta jarak pandang yang sangat terbatas.


“Kendala terbesar adalah arus bawah yang cukup kuat dan jarak pandang yang sangat terbatas. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” katanya.


Korban diketahui tenggelam pada Senin (15/6) sekitar pukul 15.30 WIB saat berenang bersama sejumlah temannya di Sungai Pemali. Saat asyik bermain air, korban terpisah dari rombongan dan terbawa arus menuju bagian sungai yang lebih dalam hingga akhirnya hilang tenggelam.


Pencarian awal sempat dilakukan oleh keluarga dan warga setempat sebelum kejadian dilaporkan kepada Unit Siaga SAR Brebes pada pukul 18.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, mengerahkan satu tim rescuer dari Unit Siaga SAR Brebes lengkap dengan perahu karet, peralatan water rescue, peralatan selam, alat medis, dan perangkat komunikasi.


Tim tiba di lokasi sekitar pukul 19.35 WIB untuk melakukan asesmen serta menyusun rencana operasi pencarian bersama unsur terkait.


Hingga Selasa petang, harapan keluarga dan warga masih tertuju pada operasi SAR yang terus dilanjutkan di tengah kondisi Sungai Pemali yang menyulitkan proses evakuasi. (wpas)

Posting Komentar

Posting Komentar