74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

Libur Panjang Makin Praktis, 1,5 Juta Pelanggan Gunakan Face Recognition KAI


BERSWARANEWS.COM | Purwokerto - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto terus memperkuat layanan digital menjelang libur panjang akhir Mei 2026 melalui pemanfaatan fasilitas Face Recognition Boarding Gate di stasiun.


Teknologi tersebut dinilai mampu mempercepat proses boarding sekaligus mengurangi antrean penumpang saat periode kepadatan perjalanan. Saat ini, layanan Face Recognition tersedia di Stasiun Purwokerto dan Stasiun Kutoarjo.


Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan transformasi layanan berbasis digital menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kenyamanan pelanggan.


“Melalui teknologi Face Recognition, proses boarding menjadi lebih praktis dan efisien sehingga pelanggan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, khususnya pada masa libur panjang,” ujarnya.


Data KAI Daop 5 Purwokerto menunjukkan tren penggunaan layanan tersebut terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, pengguna Face Recognition tercatat sebanyak 3.336 pelanggan. Jumlah itu melonjak menjadi 436.729 pelanggan pada 2024 dan kembali meningkat menjadi 836.977 pelanggan sepanjang 2025.


Sementara hingga pertengahan Mei 2026, layanan tersebut telah digunakan oleh 292.625 pelanggan. Secara kumulatif, total pengguna Face Recognition di wilayah Daop 5 Purwokerto sejak 2023 mencapai 1.569.667 pelanggan.


Selain mempercepat proses keberangkatan, sistem boarding tanpa tiket fisik itu juga berdampak pada efisiensi penggunaan kertas. Selama periode 2023 hingga Mei 2026, KAI Daop 5 Purwokerto mencatat penghematan sekitar 3.924 rol kertas boarding pass atau setara Rp57,9 juta.


KAI menyebut penerapan teknologi tersebut sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), terutama dalam mendukung sistem layanan paperless dan pengurangan limbah kertas.


Dari sisi operasional, teknologi Face Recognition juga dinilai meningkatkan akurasi verifikasi identitas penumpang sekaligus menghadirkan proses boarding yang lebih cepat, higienis, dan aman.


Pelanggan yang belum terdaftar dapat melakukan registrasi satu kali melalui aplikasi Access by KAI atau melalui petugas di stasiun. Setelah terdaftar, pelanggan cukup mengarahkan wajah ke mesin pemindai di pintu boarding dan gerbang akan terbuka otomatis dalam waktu 1–2 detik tanpa perlu menunjukkan tiket maupun identitas fisik.


“Kami mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan ini agar perjalanan liburan menjadi lebih praktis, modern, dan ramah lingkungan bersama KAI,” kata As’ad. (pas)

Posting Komentar

Posting Komentar