74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

KONI Banyumas Bekali Pengurus Cabor Teknik Menulis Berita


BERSWARANEWS.Com, Banyumas - Prestasi atlet bisa luput dari perhatian jika tak diikuti publikasi yang kuat. Karena itu, KONI Kabupaten Banyumas membekali pengurus cabang olahraga (cabor) dengan teknik menulis berita dan mewawancarai atlet melalui Workshop Penyusunan Berita Keolahragaan, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang diikuti 54 peserta dari 60 undangan itu digelar untuk meningkatkan kemampuan pengurus cabor dalam mengolah aktivitas dan prestasi olahraga menjadi informasi yang layak dipublikasikan.

Ketua panitia, Dr. Aman Suyadi, mengatakan publikasi menjadi bagian penting dalam membangun informasi olahraga. Menurut dia, prestasi atlet berpotensi tidak dikenal luas tanpa dokumentasi dan pemberitaan yang memadai.

“Sehebat apa pun prestasi atlet, tanpa publikasi dan penulisan berita menjadi tidak terlihat. Sebaliknya, prestasi sekecil apa pun jika dipublikasikan bisa menjadi besar,” kata Aman.

Wakil Ketua III KONI Banyumas bidang hubungan antar-lembaga dan humas media itu mengatakan workshop tersebut menggunakan anggaran KONI Banyumas. Peserta juga didorong menghasilkan produk berita setelah mengikuti kegiatan.

“Jangan takut salah, tetapi beranilah belajar. Salah dalam proses pembelajaran itu biasa,” ujarnya.

KONI Banyumas, kata Aman, juga tengah mendorong penguatan kanal informasi digital setiap cabor. Saat ini KONI Banyumas belum memiliki website khusus yang dapat menjadi wadah publikasi kegiatan cabor.

Ketua KONI Banyumas Arie Suprapto menegaskan media sosial dapat menjadi sarana komunikasi, informasi sekaligus promosi olahraga. Ia mendorong setiap cabor memiliki akun media sosial dan aktif mengunggah kegiatan latihan, pertandingan hingga prestasi atlet.

“Setiap latihan bisa di-upload, setiap ikut turnamen di-upload, setiap pertandingan dan prestasi juga di-upload,” kata Arie.

Menurut dia, publikasi yang konsisten dapat memperkenalkan prestasi atlet hingga ke masyarakat di tingkat desa dan membuka peluang munculnya bibit atlet baru.

Plt Kepala Dinporabudpar Banyumas, Ir. Junaidi, M.T., yang membuka kegiatan, mengapresiasi KONI yang tetap menjalankan program penguatan kapasitas di tengah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.

Ia menilai media sosial semakin penting dalam mempromosikan prestasi olahraga, termasuk mengangkat kebanggaan atlet, keluarga dan sekolah.

Materi workshop menghadirkan Ketua PWI Banyumas Lilik Darmawan, S.Si., M.I.Kom., dan jurnalis IDN Times Sutrisno.


Lilik membahas cara mengubah fakta menjadi berita dengan menekankan perbedaan perspektif humas dan jurnalistik. Menurut dia, informasi humas tidak cukup berhenti sebagai promosi organisasi, tetapi harus memiliki nilai berita dan kepentingan publik.

Ia memperkenalkan formula aktivitas–fakta–dampak–konteks–berita, dengan enam nilai berita yang perlu diperhatikan: dampak, human interest, kedekatan, besaran, konflik, dan perubahan.

Sementara itu, Sutrisno memberikan teknik praktis mewawancarai atlet, mulai dari riset sebelum wawancara, penyusunan pertanyaan terbuka dan spesifik, mendengarkan aktif, hingga memperlakukan atlet secara empatik dalam situasi menang maupun kalah.


Workshop juga diisi praktik penyusunan berita. Peserta kemudian mendapatkan sertifikat sebagai penutup kegiatan.

KONI Banyumas berharap workshop tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan, tetapi menghasilkan produk jurnalistik dari masing-masing cabor serta memperkuat ekosistem informasi olahraga Banyumas. (wpas)

Posting Komentar

Posting Komentar