BERSWARANEWS.Com | Banyumas - Pemerintah Kabupaten Banyumas memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Kabupaten Banyumas telah memasuki tahap akhir. Kepastian itu diperoleh setelah Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono didampingi Sekretaris Daerah Agus Nur Hadie bersama jajaran meninjau langsung kompleks sekolah di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Senin (27/7/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh infrastruktur pendidikan maupun fasilitas penunjang kehidupan berasrama siap digunakan menjelang dimulainya MPLS yang dijadwalkan pada Rabu, 29 Juli 2026. Pemeriksaan mencakup ruang belajar, asrama, utilitas dasar, hingga kesiapan layanan konsumsi bagi para siswa.
Bupati Sadewo menyatakan hasil peninjauan menunjukkan seluruh kebutuhan pokok operasional sekolah telah tersedia. Pasokan listrik dan air dinilai siap mendukung aktivitas belajar mengajar, sementara layanan konsumsi pada tahap awal akan ditangani melalui sistem katering sebelum dapur sekolah beroperasi penuh.
Menurutnya, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 menghadirkan fasilitas pendidikan yang setara dengan sekolah berstandar tinggi. Kompleks sekolah dilengkapi ruang kelas modern, asrama putra dan putri, asrama guru, laboratorium bahasa, laboratorium komputer, gedung serbaguna, tempat ibadah, lapangan basket, hingga lapangan mini soccer.
"Ini sekolah rakyat, tapi luar biasa gedungnya megah sekali. Tadi sudah dicek semua fasilitasnya, untuk listrik dan air sudah siap, kemudian dapur untuk sementara menggunakan sistem katering," ujar Sadewo.
Bupati juga mengajak masyarakat yang masuk kategori keluarga desil 1 dan desil 2 atau kelompok ekonomi sangat tidak mampu agar memanfaatkan kesempatan bersekolah di Sekolah Rakyat selama kuota masih tersedia. Menurutnya, sekolah tersebut menawarkan kombinasi tenaga pendidik yang berkualitas dengan fasilitas pembelajaran yang lengkap tanpa membebani keluarga kurang mampu.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyumas, Siti Isbandiyah, menjelaskan jadwal pembukaan MPLS dimajukan menjadi 29 Juli 2026 setelah seluruh persiapan dinyatakan memadai. Sehari setelah pembukaan, seluruh peserta didik akan mengikuti program Cek Kesehatan Gratis sebagai bagian dari tahapan awal sebelum pembelajaran reguler dimulai pada 1 Agustus 2026.
Selain pengenalan lingkungan sekolah, siswa juga akan mengikuti Program Bakti Taruna yang melibatkan taruna dari Akademi Militer, Akademi Kepolisian, serta akademi kedinasan lainnya. Program tersebut dirancang untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta kesiapan siswa menjalani kehidupan berasrama.
Hingga saat ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 mencatat 299 peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang terdiri atas 50 siswa lama dan 249 siswa baru. Dari target awal penerimaan 270 siswa baru, sebagian kuota jenjang SD yang belum terpenuhi dialihkan ke jenjang SMP dan SMA. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pendaftaran masih berlangsung.
Siti menambahkan, pembinaan peserta didik tidak berhenti pada MPLS. Rangkaian pembekalan akan berlangsung secara bertahap melalui pra-MPLS, MPLS, hingga matrikulasi akademik yang dijadwalkan berakhir pada 30 September 2026. Tahapan tersebut disusun untuk membantu siswa beradaptasi dengan sistem pembelajaran sekaligus pola kehidupan di lingkungan sekolah berasrama.
Dalam mendukung konsep sekolah hijau, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas. Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengelolaan sampah terpadu serta penghijauan kawasan sekolah agar tercipta lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan kesiapan sarana, sistem pembelajaran berasrama, serta penguatan pendidikan karakter, sekolah ini diharapkan menjadi model pemerataan layanan pendidikan yang tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. (wpas)







Posting Komentar