BERSWARANEWS.Com | Purwokerto - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto terus memperkuat layanan berbasis konektivitas dengan menghadirkan integrasi antarmoda di Stasiun Purwokerto. Melalui Boarding Gate Pintu Barat yang terhubung langsung dengan layanan Trans Banyumas, pelanggan kini memperoleh akses perjalanan yang lebih praktis, cepat, dan efisien menuju berbagai kawasan di Purwokerto dan sekitarnya.
Optimalisasi fasilitas tersebut menunjukkan respons positif masyarakat. Sepanjang Semester I Tahun 2026, mulai Januari hingga Juni, sebanyak 68.121 pelanggan tercatat memanfaatkan Boarding Gate Pintu Barat sebagai jalur masuk maupun keluar Stasiun Purwokerto.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As'ad Habibuddin, mengatakan Pintu Barat tidak sekadar menjadi akses alternatif menuju stasiun, tetapi telah berkembang menjadi simpul integrasi transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat.
"Selain menjadi akses alternatif menuju area stasiun, Pintu Barat Stasiun Purwokerto juga menjadi titik integrasi antarmoda. Di lokasi ini, pelanggan dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan layanan Trans Banyumas yang melayani berbagai rute menuju sejumlah kawasan strategis di Purwokerto dan sekitarnya," ujar As'ad.
Menurutnya, integrasi antarmoda merupakan bagian dari komitmen KAI dalam membangun ekosistem transportasi publik yang saling terhubung. Dengan konsep tersebut, pelanggan tidak hanya menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu, tetapi juga memperoleh kemudahan dalam melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir tanpa hambatan konektivitas.
Sebagai pelengkap layanan, kawasan Boarding Gate Pintu Barat juga dilengkapi titik penjemputan dan pengantaran ojek online yang tertata. Kehadiran fasilitas ini memperluas pilihan moda transportasi lanjutan sekaligus menciptakan sistem perpindahan antarmoda yang lebih aman, tertib, dan efisien bagi pengguna jasa kereta api.
KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan layanan transportasi yang semakin terintegrasi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan kereta api sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
"Kami berharap Boarding Gate Pintu Barat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan hanya sebagai akses alternatif menuju stasiun, tetapi juga sebagai simpul integrasi transportasi yang mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan," tutup As'ad. (wpas)






Posting Komentar