BERSWARANEWS.Com | Banyumas - Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama Gerakan Pramuka di Jawa Tengah. Dalam ajang Lomba Pramuka Garuda Berprestasi Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Tahun 2026, lima dari tujuh wakil Banyumas berhasil meraih gelar juara.
Kompetisi tersebut berlangsung di Pusat Kegiatan Kepramukaan (Puskepram) Candra Birawa, Karanggeneng, Semarang, pada 3 hingga 6 Juli 2026. Sebanyak 219 Pramuka Garuda dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah mengikuti perlombaan yang menjadi tolok ukur kualitas pembinaan Pramuka Garuda di tingkat daerah.
Kontingen Banyumas dipimpin Esty Setyana, S.Pd, didampingi empat pembina, yakni Rian Purwiyanti Isnaningtyas, S.Pd, Aryani Hendarti, S.Pd, Dana Riagung Wahono, S.Pd.SD, dan Ngilman Safudin.
Pimpinan kontingen, Esty Setyana, menjelaskan peserta berasal dari empat golongan, yakni Siaga sebanyak 59 orang, Penggalang 61 peserta, Penegak 61 peserta, dan Pandega.
"Pada upacara penutupan, Senin sore, Kwartir Cabang Banyumas berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih lima gelar juara," ujarnya.
Lima gelar tersebut diraih oleh Muhamad Masykur Ramadha dari SMP Negeri 8 Purwokerto sebagai Juara I Penggalang Putra, Alifah Khoirul Husnaini dari SMP Negeri 1 Sumbang sebagai Juara II Penggalang Putri, Mughni Azis Aryanto dari MA Ma'arif NU 1 Cilongok sebagai Juara I Penegak Putra, Gita Aulia Rahmadani dari SMA Negeri 1 Jatilawang sebagai Juara III Penegak Putri, serta Puji Nur Aisyah dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto sebagai Juara I Pandega Putri.
Sementara itu, dua peserta dari golongan Siaga, yakni Arganta Gitza Alden dari SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto dan Anarima Rahma Puspita dari SD Negeri 2 Somagede, belum berhasil naik podium. Meski demikian, keduanya dinilai telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan performa terbaik sepanjang kompetisi.
Ketua Kwarcab Banyumas, Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., M.Kom., mengapresiasi seluruh anggota kontingen atas dedikasi dan perjuangan mereka selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan Pramuka Garuda yang dilakukan secara berkelanjutan di Banyumas.
"Prestasi ini menunjukkan kualitas Pramuka Banyumas sangat baik. Setiap tahun saat lomba digelar, Banyumas selalu mampu mendominasi. Selain memiliki jumlah anggota Pramuka terbesar di Jawa Tengah, Banyumas juga pernah mencatatkan Rekor MURI," katanya.
Agus menegaskan, predikat Pramuka Garuda tidak semata-mata menjadi simbol prestasi, tetapi juga mencerminkan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Karena itu, para peraih prestasi diminta tidak cepat berpuas diri dan terus mengembangkan kapasitas diri.
Ia berharap para Pramuka Garuda mampu menjadi teladan di gugus depan maupun lingkungan masyarakat dengan terus menyebarkan nilai-nilai positif dan semangat pengabdian.
"Pramuka Garuda harus menjadi lentera dan agen perubahan. Tugas utamanya bukan hanya berprestasi, tetapi juga menyebarkan virus kebaikan, membangun karakter, serta menjadi contoh bagi generasi muda di lingkungan sekitarnya," tegas Agus.
Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat reputasi Kwarcab Banyumas sebagai salah satu daerah dengan tradisi pembinaan Pramuka yang konsisten menghasilkan kader-kader berprestasi di tingkat Jawa Tengah, sekaligus memperlihatkan bahwa investasi pada pembentukan karakter generasi muda terus membuahkan hasil nyata melalui ajang kompetisi maupun pengabdian di masyarakat. (wpas)





Posting Komentar