BERSWARANEWS.Com | Banyumas - Semangat menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di lingkungan Rutan Kelas IIB Banyumas. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan pegawai beradu kemampuan dalam pertandingan bola voli yang berlangsung meriah, kompetitif, namun tetap menjunjung sportivitas.
Pertandingan bukan sekadar perebutan angka di atas net. Di balik kompetisi, terselip pesan pembinaan: disiplin, kerja sama, kekompakan, sportivitas, serta kemampuan menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada.
Saling memberikan dukungan membuat atmosfer pertandingan semakin hidup. WBP mendapat ruang untuk menyalurkan minat dan bakat olahraga, sekaligus mengisi waktu dengan aktivitas sehat dan produktif. Sementara bagi pegawai, pertandingan menjadi ruang membangun komunikasi dan kedekatan dalam suasana yang lebih cair.
Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, mengatakan olahraga bersama menjadi bagian penting dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan sekaligus memperkuat kebersamaan antara pegawai dan WBP.
“Melalui olahraga, kita dapat menumbuhkan sportivitas, kedisiplinan, kerja sama, dan rasa persaudaraan. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujarnya.
CPNS Rutan Banyumas, Alam, menilai pertandingan tersebut menghadirkan suasana positif di lingkungan pemasyarakatan. Persaingan di lapangan, menurutnya, tidak menghilangkan semangat kebersamaan.
“Di lapangan kita tetap bersaing, tetapi yang paling penting adalah menjaga sportivitas dan kebersamaan,” katanya.
Hal senada disampaikan WBP berinisial T (27). Ia mengaku pertandingan tersebut memberikan hiburan sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk tetap aktif dan menjaga kekompakan.
Bagi Rutan Banyumas, pertandingan voli menjadi lebih dari sekadar perlombaan kemerdekaan. Olahraga ditempatkan sebagai instrumen pembinaan yang mempertemukan pegawai dan WBP dalam interaksi positif, humanis, dan konstruktif.
Semangat HUT Ke-81 RI pun diterjemahkan bukan hanya lewat kompetisi, tetapi melalui nilai persatuan, kebersamaan, dan perubahan positif—nilai yang diharapkan terus tumbuh hingga menjadi bagian dari proses reintegrasi sosial warga binaan. (wpas)






Posting Komentar